Nur Maiza

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Sabtu, 21 Januari 2017

Lirik Sholawat Zaairor Roudloti Laa Tansa


Oleh : Imam Muda An-Nur Al-Maiza





Teks Syair Qasidah Lirik Zaairor Roudloti Laa Tansa

زائر الروضة لا تنس
تبليغ سلامی سلامی

Zâ-iror-roudloti lâ tansa tablîgho salâmî salâmî

للنبي القرشي العربي ~ ياعينی

Linnabiyyil qurosyiyyil-’Arobiyy Yâ ‘ainî

وابك عن قلب
بإنشاد وأنعام

Wabki ‘an qolbi bi insyâdin wa an’âmin

إن دخلت مقام الهادی
فابدء السلام

In dakholta maqômal hâdî fabda-is-salâm

ثم قف بجوار الباب
وقفة احترام

Tsumma qif bijiwâril-bâbi waqfata-htirôm

ثم قل يارب بأحمد
أحسن الختام

Tsumma qul yâ robbi bi Ahmad ahsinil khitâm

والنسائم ذات الطيب
فى المقام تفوح

Wannasâ-imu dzâtuth-thîbi fîl maqômi tafûh

وشدا فيها ~ وفيها
راحة للروح

Wa syadâ fîhâ wa fîhâ rôhatun lirrûhi

هل إليها من وصول
يسعد المجروح

Hal ilaihâ min wushûlin yus’idul majrûh

قرب روضة هذه الأمة
تحصل البرگات

Qurba roudloti hâdzihil ummah tahshulul barokât

نعم خير الخلق جارا
نعمت البرگات

Ni’ma khoiril kholqi jârôn ni’matil barokât

هل إليها من وصول
يسعد المجروح

Hal ilaihâ min wushûlin yus’idul majrûh


Selasa, 17 Januari 2017

Kiat Bahagia

ALHAMDULILLAH. Segala puji hanya milik Allah Swt. Semoga Allah Yang Maha Mendengar setiap doa-doa kita, senantiasa melimpahkan hidayah-Nya kepada kita sehingga kita menjadi hamba-hamba-Nya yang istiqomah. Sholawat dan salam semoga selalu terlimpah kepada baginda nabi Muhammad Saw.
Saudaraku, kita tentu amat mendambakan hidup yang bahagia. Setiap orang berupaya sekuat tenaga memperoleh kebahagian, meski ukuran kebahagiaan itu setiap orang berbeda. Ada yang meyakini bahagia jika kaya raya. Ada yang meyakini bahagia jika namanya populer. Dan, masih banyak lagi urusan duniawi yang dijadikan ukuran bahagia oleh manusia.
Namun, pada kenyataannya segala ukuran duniawi itu tidaklah bisa menjamin kebahagiaan. Banyak orang kaya raya malah menjadi resah gelisah menjaga kekayaannya, takut kekayaannya berkurang atau dicuri orang. Banyak juga orang yang populer namun popularitasnya malah membuatnya stress karena sulit sekali memiliki ruang privasi.
Mengapa demikian? Karena bahagia itu di dalam hati. Menumbuhkan kebahagiaan itu harus dengan nutrisi-nutrisi hati. Kebahagiaan akan terasa manakala hati luas, dada lapang sehingga menghadapi masalah sebesar apapun, kita selalu bisa menampungnya. Dan, hanya Allah Swt. yang kuasa memberikan kebahagiaan pada hati kita. Sehingga meraih kebahagiaan mutlak perlu dijemput dengan cara-cara yang Allah sukai.
Di antara sekian banyak perbuatan yang disukai Allah dan bisa menumbuhkan kebahagiaan dalam hati kita adalah beberapa kiat berikut ini.
Pertama,berterimakasih dan tak mengharap balas budi. Senang berterimakasih atas sekecil apapun kebaikan orang lain terhadap diri kita adalah pengundang rasa bahagia. Berterimakasih adalah wujud rasa syukur kita kepada Allah Swt. Semakin kita bersyukur akan semakin Allah limpahkan banyak pertolongan bagi kita dari berbagai arah yang tiada kita duga.
Rasululloh Saw bersabda,“Barangsiapa yang tidak bersyukur (bertermakasih) kepada manusia maka ia tidak bersyukur kepada Allah Swt.”(HR. Tirmidzi)
Orang yang berbahagia juga pantang berharap pamrih dari orang yang ia bantu. Ia tidak mengharapkan balas budi. Ia membantu karena ia mampu membantu dan ia yakin Allah Swt menyukai hamba-Nya yang membantu sesama. Karena ia tidak mengharapkan apapun pada manusia, maka tidak ada beban di dalam hatinya. Keyakinannya kepada Allah dan sikap berharap hanya kepada Allah justru akan meringankan dan menggembirakan hatinya.
Kedua,meminta maaf dan memaafkan. Segeralah meminta maaf dengan tulus atas kesalahan sekecil apapun. Dan, maafkanlah kesalahan orang lain kepada kita, sebesar apapun kesalahan itu, baik diminta maupun tidak permaafan itu. Niatkanlahlillahi taalaketika memaafkan, agar tiada dendam dan kekecewaan. Dan, memaafkan adalah bagian dari pribadi yang bertakwa kepada Allah Swt.
Allah Swt. berfirman, “Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa. (yaitu) Orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.”(QS. Ali Imron [3] : 133-134)
Demikianlah saudaraku, kiat-kiat agar memiliki hati yang lapang. Semoga kita menjadi orang-orang yang berbahagia secara hakiki. Kebahagiaan yang dilimpahkan oleh Allah Swt. kepada kita.Aamiin yaa Robbal aallamiin

Senin, 16 Januari 2017

Profil Pondok Pesantren Raudlatut Tholibin Jetis




catatan sang santri










PROFIL & SEJARAH SINGKAT
PONDOK PESANTREN RAUDLATUT THOLIBIN

Menurut beberapa sumber sejarah yang ada, pondok ini mulai didirikan atau dirintis mulai tahun 1937 M oleh Simbah KH. M. Danusyiri yang berasal dari Dusun Petak Desa Sidoharjo Kec. Susukan Kab. Semarang.

Beliau adalah salah satu santri senior dari Simbah KH. Abdul Djalil Petak, yaitu  salah  satu  waliyullah yang ada diwilayah Kec. Susukan pada waktu itu, yang wafat pada tahun 1916 M.

Awal mula kedatangan Simbah KH. M. Danusiri di Dusun Jetis yang dulunya bernama Dusun Tluko, yang  pada waktu  itu masih  berupa semak belukar yaitu dengan membeli sebidang tanah yang kemudian didirikan sebuah rumah kecil ditempat tersebut tahun 1930 M.

Setelah itu beliau mendirikan sebuah musholla sebagai sarana untuk mengajarkan Al-Qur’an dan berda’wah. Kemudian lama-kelamaan  keberadaan beliau tercium dan diketahui oleh masyarakat, berangkat dari situ, maka semakin banyak orang yang ingin mengaji kepada beliau, kebanyakan dari mereka adalah santri laju (datang dan pulang), artinya mereka datang ketika akan mengaji dan setelah selesai mengaji kemudian kembali lagi ke rumah masing-masing.

Selang tujuh tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1937 M, beliau mendirikan sebuah pondok sederhana yang terbuat dari bahan kayu dan bambu dengan model gedak (red. panggung), sebagai  tempat para santri yang mengaji dan berkeinginan tinggal atau menetap.

      Atas Ridlo dan Fadlol Allah Swt satu tahun kemudian tepatnya pada tahun 1938 M beliau dapat merehap dan menjadikannya sebagai sebuah pondok dengan model rumah pendopo yang digunakan beliau untuk mengajarkan Al-Qur’an dan ilmu-ilmu syari’at agama kepada para santri. Dan mulai inilah awal mula dari timbulnya system pengajaran dengan menggunakan metode klasikal / madrasah.

Semakin lama beliau ditempat tersebut, maka perkembangan dakwah bukan hanya sebatas daerah tersebut, bahkan sampai keluar daerah untuk menyebarluaskan pengetahuan tentang agama kepada masyarakat luas supaya masyarakat bisa memahami arti pentingnya ilmu agama dan memahami tata cara beribadah yang benar kepada Allah swt.

Dua tahun kemudian, tepatnya tanggal 21 Februari 1940 M (bukti tertera pada sebuah ompak atau alas tiang masjid yang masih sampai sekarang) bersama para santri dan masyarakat beliau membangun sebuah masjid sebagai tempat beribadah kepada Allah Swt yang mana tempatnya bersebelahan dengan lokasi pondok pesantren dan masjid tersebut di beri nama Masjid Jami’ Al-Muayyad.

Dalam kurun waktu sekitar 66 tahun, keaslian bangunan masjid tersebut masih dapat dipertahankan walaupun sudah tidak 100 %, sehingga ahirnya pada pertengahan  tahun  2006 M, dengan mempertimbangkan beberapa faktor yang ada, ahirnya masjid tersebut direnovasi dengan bentuk dan model yang baru. Walaupun demikian, masih ada dari bagian-bagian  masjid  asli yang masih ditampilkan  pada salah satu bagian bangunan  masjid yang baru untuk menjaga keutuhannya dan sebagai fakta dari bukti sejarah peninggalan dari Al-Maghfurlah Simbah    KH. M. Danusyiri.

Demikian sejarah singkat tentang Pondok Pesantren Raudlatut Tholibin Dusun Jetis Desa Gentan Kec. Susukan Kab. Semarang, semoga bermanfaat. Amien. Wa-Allahu a’lam bish-showab.




SEKILAS PANDANG
PONDOK PESANTREN RAUDLATUT THOLIBIN

  Lokasi
Pondok Pesantren Raudlatut Tholibin tepatnya berlokasi di Jl. Kr. Gede-Sruwen 7 km, Dusun Jetis Desa Gentan Kec. Susukan Kab. Semarang Prov. Jawa Tengah dengan Nomor Statistik Pesantren : 51033322018 dan Nomor HP. Pesantren : 085 229 316 676.

Visi dan Misi
- Visi         : Visi yang utama adalah Nasrul ‘ilmi ’alaa ahlissunnati wal-jamaa’ati kepada
                    masyarakat dan atau santri serta tafaqquh wa-ta’ammuq fiddien.
- Misi         : Mengajarkan dan menerapkan sekaligus mengamalkan ajaran Rasulullah Saw
pada kehidupan sehari-hari melalui berbagai media dakwah dengan berdasarkan  
landasan term “ud’u ilaa sabiili robbika bil-khikmati wal-mau’dzotil khasanati
wajaadilhum bil-latii hiya ahsan”.

Prioritas
Disamping mempunyai Madrasah Diniyah dengan Nomor Statistik Madrasah : 311203220034 untuk mewujudkan visi dan misi diatas, Pondok Pesantren Raudlatut Tholibin mempunyai fasilitas diantaranya : 1. Koprasi 2. Tatabusana 3. Tataboga 4. Sablon 5. Komputer dll, yang semuanya diperuntukan santri sebagai bekal life skill apabila kembali ke masyarakat sehingga mereka tidak hanya menguasai ilmu agama akan tetapi juga ilmu yang lain disamping juga kami menyelenggarakan program Pemerintah WAJAR DIKDAS yang setara dengan SMP / MTs.

Periode
Dari berdirinya, Pondok Pesantren Raudlatut Tholibin sampai sekarang telah berlangsung empat kali periode, yaitu :
1.      Periode pertama diasuh oleh pendirinya yaitu KH. M. Danusyiri dari tahun 1937          s/d 1964.
2.      Periode kedua diteruskan putranya yaitu KH. Thoha Danusyiri dari tahun 1964 s/d 1982.
3.      Periode ketiga dilanjutkan oleh KH. Muh. Mubarok Thoha (cucu dari pendiri) dari tahun 1982 s/d 2008.
4.      Periode keempat dilanjutkan oleh K. Muh. Rozi Thoha (adik dari K.H. M. Mubarok Thoha) dan K. M. Ulin Nuha dari tahun 2008 sampai sekarang.
Pondok Pesantren Juga telah berkembang menjadi tiga, yaitu :
1.      Pondok Pesantren Raudlatut Tholibin I di Jetis Selatan Desa Gentan diasuh oleh K. Muh. Rozi Thoha dan K. M. Ulin Nuha.
2.      Pondok Pesantren Raudlatut Tholibin II di Jetis Utara Desa Gentan diasuh oleh K. M. Zaid Zuhdi.
3.      Pondok Pesantren Raudlatut Tholibin III di Dusun Gumuk Desa Gentan diasuh oleh K. Munawari Al-Hafidz.
 Penutup
Seiring dengan perkembangan zaman pada era globalisasi yang mau tidak mau untuk bisa membuat inovasi-inovasi baru dalam perkembangannya, Pondok Pesantren Raudlatut Tholibin terbuka dan menerima budaya-budaya baru yang positif dengan berbijak pada dasar “almuhaafadzitu ‘alal qodiimishshoolikh wal-akhdzu bil-jadiidil ashlakh”, yaitu melestarikan budaya/tradisi lama yang masih baik dan mengakomodir budaya/tradisi baru yang sekiranya lebih baik. Dengan harapan semoga Pondok Pesantren Raudlatut Tholibin exsis hingga yaumil qiyamah ’ala aqiidati ahlis sunnati  wal-jama’ati. Amien ya robbal alamien.

maiza
Imam Muda An-Nur Al-Maiza


   

Untuk mu Yang di Pilihkan Allah Untuk Ku


Oleh : Imam Muda An-Nur Al-Maiza



Kau yang ku kasihi demi Apa yang ku percaya
Telah lama hati ini memujamu dalam bayangan yang tak jelas
Tak tahu dimana Allah menyembunyikanmu dariku
Oh, bukan dariku tapi untukku
  Allah menyembunyikanmu untukku
Karena waktu ini belum lagi tepat untuk sebuah pertemuan yang suci
Mungkin Allah ingin mengajari aku sabar
Atau hal lain yang belum aku mengerti
Meski terlalu sering aku mengkhawatirkanmu dalam gelap malam
Dan tak tentunya hidup
Namun sedapat mungkin aku jelaskan pada diri yang bodoh ini
  Allah lebih pandai menjaga darinya
Mungkin kau jauh
Atau dekat namun tak terlihat
Atau bahkan tak terbayangkan olehku itu kau
  Allah sangat pandai menyembunyikanmu untukku
Yach, untukku
Mungkin Allah sedang memupuk rinduku untukmu
Atau hal lain yang belum aku mengerti maksudnya
Tapi,
Wahai kau yang dipilihkan Allah untukku
Terimakasih untuk kesabaranmu menanti
Meski dalam ketidak-pastian duniawi
Tetaplah menanti di atas menara kesabaran itu

Karena hanya alasan Allah kita masih bertahan begini.

Senin, 09 Januari 2017

Fadhilat Dan Khasiat Surah Al-Mulk



Oleh : Imam Muda An-Nur Al-Maiza





بِسۡمِ ٱللهِ ٱلرَّحۡمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Surah Al Mulk (bahasa Arab:الملك ) adalah surah ke 67 dalam Al-Qur’an. Surah ini tergolong surah ‘makkiyah’ yang terdiri daripada 30 ayat. Dinamakan Al Mulk kerana kata Al Mulk yang terdapat pada ayat pertama surah ini. yang bererti ‘Kerajaan’. Surat ini disebut juga dengan ‘At Tabaarak’ yang bererti Maha Suci.
Surah Al Mulk adalah surah keamanan dan keselamatan, kerana ia akan menjadi penyelamat dan pendinding dari seksa kubur kepada pembacanya. 

Surah Mulk hendaklah dibaca secara istiqamah dengan menjadikan membacanya amalan kehidupan seharian. Ulama berkata: “Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam tidak akan beradu melainkan setelah membaca surah As Sajadah dan surah Al Mulk.”
 .
.

Kandungan Surah Al Mulk

Secara umumnya, surah ini banyak mengisahkan tentang kekuasaan Allah terhadap makhluk ciptaan-Nya. Ini jelas digambarkan daripada tajuk surah ini, al-Mulk, yang bermaksud ‘kerajaan’. Pada awal surah, ayat ini diceritakan kesempurnaan ciptaan alam ini, yang tidak ada cacat-celanya.
 .
Allah telah menciptakan alam ini daripada awal yang tiada apa-apa kepada yang ada dan seterusnya menjaga alam ini dengan penuh kesempurnaan. Allah berkuasa menciptakan dan mematikan sesuatu menurut kehendak-Nya.
 .
Beberapa ayat yang seterusnya mengisahkan azab di neraka, di mana setiap kali sekumpulan manusia di campakkan ke dalam api neraka, malaikat penjaga bertanya, “Apakah belum pernah datang orang yang memberi peringatan kepada kamu?”. “Ya, tetapi kami mendustakannya”. Begitulah respons mereka.
 .
Cuba kita lihat dalam kehidupan seharian kita. Adakah kita sering menolak ajakan untuk membuat kebaikan? Jika ya, cuba check iman, mudah-mudahan kita tidak termasuk ke dalam golongan yang akan menyesal di akhirat kelak.
 .
Dan secara ringkasnya, ayat-ayat yang berikutnya berkisarkan kuasa Allah yang mengetahui perkara yang disembunyikan, berkuasa menciptakan burung yang terbang di angkasa, dan yang berkuasa memberi dan menahan rezeki kita. Allah amatlah murka terhadap mereka yang mendustakannya, walhal telah jelas bukti kewujudan dan kekuasaaan-Nya.
 .
Surah ini ditutup dengan suatu pernyataan yang harus kita renungi bersama : “Katakanlah (Muhammad), Terangkanlah kepadaku, jika sumber air kamu menjadi kering, maka siapa yang akan memberimu air yang mengalir?”
 .
.
.
.

Kelebihan Surah Al Mulk

Surah ini menyelamatkannya daripada azab kubur. Kelebihan juga dinyatakan pada malam hari. Seseorang yang membacanya pada malam hari telah melakukan banyak ibadah dan telah melakukan satu amalan yang baik.
“Sesungguhnya Rasulullah SAW tidak akan tidur melainkan setelah membaca surah As Sajadah dan surah Al Mulk.”
Di antara kelebihan Surah ini ialah:
1. Surah ini akan menjadi penyelamat.
2. Penegah pembacanya dari seksa kubur.
3. Berada di bawah naungan sayap malaikat (mendapat rahmat Allah).
4. Di hari kiamat rupanya akan dicerahkan seperti wajah Nabi Yusuf (cantik).
5. Dinamakan Surah gagah perkasa, pintar lagi cerdik.
 .
.

Fadhilat Dari Hadis

Terdapat banyak hadis tentang fadhilat yang terkandung dalam Surah Al Mulk, iaitu:
.
1. Mendapat Syafaat
  • Daripada Abu Hurairah r.a dari Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya di dalam al_Quran ada 30 ayat memberi syafaat kepada pembacanya sehingga diberi keampunan untuknya iaitu surah al-Mulk.”
  • Abu Hurairah meriwayatkan hadis, katanya: “Sesungguhnya di dalam Al-Quran itu, ada satu surah yang mengandungi 30 ayat, ia mensyafaat bagi lelaki yang membacanya. Maka selagi mana lelaki itu membacanya, selagi itu pula ia meminta ampun untuknya. Surah itu ialah surah Al Mulk.” 
  • Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “Sebahagian surah-surah yang terdapat di dalam Al-Quran ada satu surah yang mengandungi 30 ayat. Surah itu surah Al Mulk. Ia memberi syafaat kepada orang yang membacanya dengan mengeluarkannya dari Neraka dan memasukkannya ke dalam Syurga.” 
  • Ulama berkata: “Sesungguhnya surah Al Mulk itu melepaskan pengamal-pengamalnya dari kena azab. Ia akan bersoal jawab pada hari kiamat di hadapan Tuhan kerana menuntut kelepasan mereka yang mengamalkannya dari azab api Neraka.”
 .
.
2.  Menyelamatkan daripada seksa kubur
Di dalam kubur orang yang telah mati para malaikat azab datang pada sisi kakinya untuk memberi  hukuman.  Kakinya berkata; “kamu tidak dapat hampir dari sisi kakiku kerana orang ini pernah berdiri dalam solat dan membaca Surah Al-Mulk”. Kemudian mereka datang dari sisi dada (hati) dan perut, dan mereka juga terhalang. Kemudian mereka datang dari sisi kepala.
Pendekata, setiap sendi berkata; “kamu tidak dapat datang dari arah ini kerana orang ini selalu membaca Surah Al-Mulk”. Maka, Surah ini menyelamatkannya daripada azab kubur.
.
  • Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “Surah Al Mulk itu memelihara dan menghindarkan pembacanya dari azab kubur.” 
  • Nabi Muhammad SAW  bersabda: “Sesiapa membaca surah Al Mulk setiap malam, diselamatkannya dari azab kubur.” 
  • Rasulullah SAW bersabda: “Sesiapa membaca surah Al Mulk pada mana-mana malam, nescaya datang ke dalam kuburnya surah itu sebagai penganti untuk bersoal jawab dengan Munkar Nakir”. 
  • Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “Sesungguhnya di dalam Al-Quran ada satu surah yang terkandung 30 ayat. Surah itu ialah surah Al Mulk. Ia akan datang kepada pembacanya untuk membantu bersoal jawab dalam kubur sehinggalah mereka selamat masuk ke dalam Syurga.” 
  • Saiyidina ‘Abdullah bin Abbas berkata: “Sesiapa membaca surah Al Mulk sehingga menjadi amalan wiridnya, nescaya ia mendapat bantuan dan pertolongan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala di dalam kuburnya. Bila azab hendak datang ke kepala, terdengar satu seruan: “Tidak boleh engkau datang ke pihak kepala ini kerana ada surah Al Mulk.”
  • Daripada Ibnu Abbas r.a berkata, seorang sahabat Rasulullah SAW telah mendirikan khemah di atas kubur dan beliau tidak tahu ianya kubur. Maka di dalamnya terdengar suara bacaan surah al-Mulk sehingga khatam maka beliau menemui baginda SAW dan berkata : “Wahai Rasulullah SAW, saya dirikan satu khemah di atas satu kubur dan saya tidak tahu bahawa ianya kuburdan saya terdengar seorang manusia sedang membaca surah al-Mulk sehingga khatam. ” Nabi SAW bersabda; “Itulah yang menahan dan menyelamatkan dia daripada siksa kubur.”  (HR At-Tarmizi)
 .
 .
3. Hati Beriman
  • Rasulullah SAW bersabda: “Hatiku ingin supaya Surah Al-Mulk berada di dalam hati setiap orang yang beriman.” (iaitu setiap muslim hendaklah mempelajarinya dan membacanya dengan istiqamah).
  • Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “Aku sungguh gembira, sekiranya orang mukmin sentiasa membaca surah Al Mulk sehingga seolah-olah surah itu tertulis di dalam hatinya.”
 .
 .
4.  Mendapat Keistimewaan
  • Saiyidina ‘Ali berkata: “Sesiapa mengamalkan surah Al Mulk, nescaya dibawa ia pada hari kiamat di atas sayap malaikat serta wajahnya yang cantik seperti nabi Yusuf.” 
  • Ulama berkata: “Sesungguhnya surah Yasin dan surah Al Mulk terkandung di dalamnya beberapa rahsia dan kelebihan. Sesiapa mengamalkannya, nescaya ia mendapat rahsia-rahsia dan kelebihan-kelebihan itu serta dikasihi oleh semua manusia dan juga menjadi hebat pada pandangan makhluk.” 
.
.

Khasiat Ayat Dari Surah Al-Mulk

Ayat dari Surah Al Mulk juga mempunyai khasiat dan keistimewaan yang lain. Diantaranya:
 .
1.  Khasiat Ayat 14 Surah Al-Mulk

أَلَا يَعْلَمُ مَنْ خَلَقَ وَهُوَ اللَّطِيفُ الْخَبِيرُ‌ ﴿١٤

Tidakkah Allah yang menciptakan sekalian makhluk itu mengetahui (segala-galanya)? Sedang Ia Maha Halus urusan PentadbiranNya, lagi Maha Mendalam PengetahuanNya!
1. Dipandang hebat dan berwibawa.
2. Boleh mengetahui apakah kelebihan diri sendiri.
3..Dapat merasai apabila ajal telah hampir tiba.
4. Jika diamalkan menjadi wirid, zikir harian boleh meluaskan rezeki dan menghilangkan fakir.
5. Dibaca 2,012 kali untuk menolak bala yang besar.
6. Jauh dari seksa kubur jika dibaca ayat 14 dan 15 surah Al Mulk.
7. Jika berhajat hendak melihat orang yang melakukan jahat, pencuri, sihir, memfitnah, orang yang sudah meninggal dalam kubur dan perkara yang penting dalam peperiksaan lakukan:
a. Solat hajat.
b. Baca ayat di atas 9 kali dan diniatkan.
c. Tidur dalam keadaan berwudhu dan berdoa (apa niat kita) dan tidur mengiring dengan lembung kanan.
.
.

2.  Khasiat Ayat 23 Surah Al-Mulk

قُلْ هُوَ الَّذِي أَنشَأَكُمْ وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْأَبْصَارَ‌ وَالْأَفْئِدَةَ ۖ قَلِيلًا مَّا تَشْكُرُ‌ونَ ﴿٢٣

Katakanlah (wahai Muhammad): “Allah yang menciptakan kamu (dari tiada kepada ada), dan mengadakan bagi kamu pendengaran dan penglihatan serta hati (untuk kamu bersyukur, tetapi) amatlah sedikit kamu bersyukur”.
.
– Jika diamalkan ayat ini, iaitu dibacakan pada gigi yang sakit. InsyaAllah, akan berkurangan dan sembuh sakit giginya.
.
.
Terdapat banyak keistimewaan daripada tiga puluh ayat Surah Al – Mulk tersebut. Ia akan terus mensyafaati bagi orang yang membacanya dengan istiqamah hingga ia diampunkan.
.
.
Wallahua’lam bish showab
.

والسلام علبكم و رحمة الله و بركاته

Minggu, 08 Januari 2017

Allah Mewariskan Cinta

 

 Oleh : Imam Muda An-Nur Al-Maiza


Berbicara cinta tentu tidak akan pernah habis untuk dibahas karena ia sangat beragam, oleh karenanya saya hanya membahas cinta dari dimensi spiritual. Cinta adalah salah satu pesan agung yang Allah sampaikan kepada umat manusia sejak awal penciptaan makhluk-Nya. Dalam sebuah hadis yang diterima dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda, ''Ketika Allah mencipta makhluk-makhluk-Nya di atas Arsy, Dia menulis satu kalimat dalam kitab-Nya, 'Sesungguhnya cinta kasihku mengalahkan amarahku'.''(HR Muslim). Atau dalam versi yang lain, ''Sesungguhnya cinta kasihku mendahului amarahku.'' (HR Muslim).
Dalam kehidupan manusia, cinta sering direfleksikan dalam bentuk dan tujuannya yang berbeda-beda tergantung siapa yang membicarakannya. Ada dua bentuk cinta. Pertama, cinta karena Allah. Kedua, cinta karena manusia. Seseorang yang mencintai orang lain karena Allah dan Rasul-Nya, maka ia akan mengarahkan cinta itu sebagai media efektif untuk saling memperbarui dan saling introspeksi diri, sudah sejauh mana pengabdian kita kepada Allah. Cinta model ini akan berujung pada kepatuhan total dan ketundukan tulus, bahwa apa yang dilakukannya adalah semata-mata karena pembuktian cintanya kepada Allah dan Rasul-Nya.

Seseorang yang mencintai orang lain karena manusia, akan banyak menimbulkan persoalan serius. Cinta ini sifatnya singkat, karena cinta model ini biasanya muncul karena dorongan material dan hawa nafsu. Dua hal yang sering membuat manusia lalai dalam kenikmatan duniawi.

Rabi'ah al-Adawiyah, seorang tokoh sufi terkemuka, suatu ketika pernah berlari-lari di jalan sambil membawa seember air dan api. Ketika ditanya oleh seseorang tentang apa yang sedang dilakukannya, Rabi'ah tegas menjawab bahwa ia membawa air untuk menyiram api neraka, dan membawa api untuk membakar surga. Rabi'ah memberikan alasan, bahwa hanya karena niat ibadah untuk memperoleh surga dan terhindar dari api neraka inilah, kebanyakan manusia melupakan tujuan hakiki ibadahnya. Padahal, ibadah bukanlah bertujuan untuk memperoleh surga atau menghindari neraka. Ibadah merupakan bentuk cinta tulus ikhlas kepada Allah semata.

Pergaulan hidup juga mesti dilandasi cinta. Dengan itu, kehidupan akan berjalan harmonis dan langgeng. Cinta yang diajarkan Allah SWT adalah cinta yang berujung pada keabadian, karena Allah sendiri adalah Zat yang abadi dan tak pernah rusak. Maka, keabadian, keharmonisan, dan kesejahteraan umat manusia akan tercapai jika cinta yang ada pada diri manusia ditujukan semata-mata karena Allah. Allah SWT sendiri yang mengingatkan manusia, bahwa Dia tidak akan pernah mendahulukan amarah-Nya. Cinta Allah yang menyebar di alam semesta inilah yang menjadi bukti bahwa keharmonisan itu benar-benar terjadi.

Seseorang yang tidak melakukan cinta model yang Allah SWT ajarkan tidak akan berhasil mendapatkan cinta Allah. Dalam salah satu hadisnya, Rasulullah SAW bersabda, ''Siapa yang tidak mencintai manusia, maka ia tidak akan Allah cintai.'' (HR Al-Bukhari). Model cinta yang Allah ajarkan adalah cinta tertinggi, kerena selain berakibat pada kebahagiaan abadi di akhirat, imbasnya bagi kehidupan dunia pun akan terasa. Wallahu a'lam.