Nur Maiza

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Senin, 16 Januari 2017

Profil Pondok Pesantren Raudlatut Tholibin Jetis




catatan sang santri










PROFIL & SEJARAH SINGKAT
PONDOK PESANTREN RAUDLATUT THOLIBIN

Menurut beberapa sumber sejarah yang ada, pondok ini mulai didirikan atau dirintis mulai tahun 1937 M oleh Simbah KH. M. Danusyiri yang berasal dari Dusun Petak Desa Sidoharjo Kec. Susukan Kab. Semarang.

Beliau adalah salah satu santri senior dari Simbah KH. Abdul Djalil Petak, yaitu  salah  satu  waliyullah yang ada diwilayah Kec. Susukan pada waktu itu, yang wafat pada tahun 1916 M.

Awal mula kedatangan Simbah KH. M. Danusiri di Dusun Jetis yang dulunya bernama Dusun Tluko, yang  pada waktu  itu masih  berupa semak belukar yaitu dengan membeli sebidang tanah yang kemudian didirikan sebuah rumah kecil ditempat tersebut tahun 1930 M.

Setelah itu beliau mendirikan sebuah musholla sebagai sarana untuk mengajarkan Al-Qur’an dan berda’wah. Kemudian lama-kelamaan  keberadaan beliau tercium dan diketahui oleh masyarakat, berangkat dari situ, maka semakin banyak orang yang ingin mengaji kepada beliau, kebanyakan dari mereka adalah santri laju (datang dan pulang), artinya mereka datang ketika akan mengaji dan setelah selesai mengaji kemudian kembali lagi ke rumah masing-masing.

Selang tujuh tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1937 M, beliau mendirikan sebuah pondok sederhana yang terbuat dari bahan kayu dan bambu dengan model gedak (red. panggung), sebagai  tempat para santri yang mengaji dan berkeinginan tinggal atau menetap.

      Atas Ridlo dan Fadlol Allah Swt satu tahun kemudian tepatnya pada tahun 1938 M beliau dapat merehap dan menjadikannya sebagai sebuah pondok dengan model rumah pendopo yang digunakan beliau untuk mengajarkan Al-Qur’an dan ilmu-ilmu syari’at agama kepada para santri. Dan mulai inilah awal mula dari timbulnya system pengajaran dengan menggunakan metode klasikal / madrasah.

Semakin lama beliau ditempat tersebut, maka perkembangan dakwah bukan hanya sebatas daerah tersebut, bahkan sampai keluar daerah untuk menyebarluaskan pengetahuan tentang agama kepada masyarakat luas supaya masyarakat bisa memahami arti pentingnya ilmu agama dan memahami tata cara beribadah yang benar kepada Allah swt.

Dua tahun kemudian, tepatnya tanggal 21 Februari 1940 M (bukti tertera pada sebuah ompak atau alas tiang masjid yang masih sampai sekarang) bersama para santri dan masyarakat beliau membangun sebuah masjid sebagai tempat beribadah kepada Allah Swt yang mana tempatnya bersebelahan dengan lokasi pondok pesantren dan masjid tersebut di beri nama Masjid Jami’ Al-Muayyad.

Dalam kurun waktu sekitar 66 tahun, keaslian bangunan masjid tersebut masih dapat dipertahankan walaupun sudah tidak 100 %, sehingga ahirnya pada pertengahan  tahun  2006 M, dengan mempertimbangkan beberapa faktor yang ada, ahirnya masjid tersebut direnovasi dengan bentuk dan model yang baru. Walaupun demikian, masih ada dari bagian-bagian  masjid  asli yang masih ditampilkan  pada salah satu bagian bangunan  masjid yang baru untuk menjaga keutuhannya dan sebagai fakta dari bukti sejarah peninggalan dari Al-Maghfurlah Simbah    KH. M. Danusyiri.

Demikian sejarah singkat tentang Pondok Pesantren Raudlatut Tholibin Dusun Jetis Desa Gentan Kec. Susukan Kab. Semarang, semoga bermanfaat. Amien. Wa-Allahu a’lam bish-showab.




SEKILAS PANDANG
PONDOK PESANTREN RAUDLATUT THOLIBIN

  Lokasi
Pondok Pesantren Raudlatut Tholibin tepatnya berlokasi di Jl. Kr. Gede-Sruwen 7 km, Dusun Jetis Desa Gentan Kec. Susukan Kab. Semarang Prov. Jawa Tengah dengan Nomor Statistik Pesantren : 51033322018 dan Nomor HP. Pesantren : 085 229 316 676.

Visi dan Misi
- Visi         : Visi yang utama adalah Nasrul ‘ilmi ’alaa ahlissunnati wal-jamaa’ati kepada
                    masyarakat dan atau santri serta tafaqquh wa-ta’ammuq fiddien.
- Misi         : Mengajarkan dan menerapkan sekaligus mengamalkan ajaran Rasulullah Saw
pada kehidupan sehari-hari melalui berbagai media dakwah dengan berdasarkan  
landasan term “ud’u ilaa sabiili robbika bil-khikmati wal-mau’dzotil khasanati
wajaadilhum bil-latii hiya ahsan”.

Prioritas
Disamping mempunyai Madrasah Diniyah dengan Nomor Statistik Madrasah : 311203220034 untuk mewujudkan visi dan misi diatas, Pondok Pesantren Raudlatut Tholibin mempunyai fasilitas diantaranya : 1. Koprasi 2. Tatabusana 3. Tataboga 4. Sablon 5. Komputer dll, yang semuanya diperuntukan santri sebagai bekal life skill apabila kembali ke masyarakat sehingga mereka tidak hanya menguasai ilmu agama akan tetapi juga ilmu yang lain disamping juga kami menyelenggarakan program Pemerintah WAJAR DIKDAS yang setara dengan SMP / MTs.

Periode
Dari berdirinya, Pondok Pesantren Raudlatut Tholibin sampai sekarang telah berlangsung empat kali periode, yaitu :
1.      Periode pertama diasuh oleh pendirinya yaitu KH. M. Danusyiri dari tahun 1937          s/d 1964.
2.      Periode kedua diteruskan putranya yaitu KH. Thoha Danusyiri dari tahun 1964 s/d 1982.
3.      Periode ketiga dilanjutkan oleh KH. Muh. Mubarok Thoha (cucu dari pendiri) dari tahun 1982 s/d 2008.
4.      Periode keempat dilanjutkan oleh K. Muh. Rozi Thoha (adik dari K.H. M. Mubarok Thoha) dan K. M. Ulin Nuha dari tahun 2008 sampai sekarang.
Pondok Pesantren Juga telah berkembang menjadi tiga, yaitu :
1.      Pondok Pesantren Raudlatut Tholibin I di Jetis Selatan Desa Gentan diasuh oleh K. Muh. Rozi Thoha dan K. M. Ulin Nuha.
2.      Pondok Pesantren Raudlatut Tholibin II di Jetis Utara Desa Gentan diasuh oleh K. M. Zaid Zuhdi.
3.      Pondok Pesantren Raudlatut Tholibin III di Dusun Gumuk Desa Gentan diasuh oleh K. Munawari Al-Hafidz.
 Penutup
Seiring dengan perkembangan zaman pada era globalisasi yang mau tidak mau untuk bisa membuat inovasi-inovasi baru dalam perkembangannya, Pondok Pesantren Raudlatut Tholibin terbuka dan menerima budaya-budaya baru yang positif dengan berbijak pada dasar “almuhaafadzitu ‘alal qodiimishshoolikh wal-akhdzu bil-jadiidil ashlakh”, yaitu melestarikan budaya/tradisi lama yang masih baik dan mengakomodir budaya/tradisi baru yang sekiranya lebih baik. Dengan harapan semoga Pondok Pesantren Raudlatut Tholibin exsis hingga yaumil qiyamah ’ala aqiidati ahlis sunnati  wal-jama’ati. Amien ya robbal alamien.

maiza
Imam Muda An-Nur Al-Maiza


   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar